Definisi Plumbing Jenis Hingga Cara Perawatannya

2023-11-22

Daftar isi

Tutup

Pada setiap bangunan, baik itu rumah ataupun gedung, terdapat sebuah instalasi tersembunyi yang membantu mengalirkan air saat kita membuka kran ataupun membuang limbah dengan aman dari rumah atau gedung yang kita tinggali. Instalasi tersebut adalah plumbing. Mengapa tersembunyi? Karena memang letaknya yang tidak terlihat dan selalu tertutupi dengan baik agar terhindar dari kerusakan.

Baca Juga : Ketahui Perbedaan Elbow Long Radius dan Elbow Short Radius

Artikel ini akan membahas berbagai aspek penting tentang plumbing, mulai dari pengenalan dasar hingga jenis-jenis pipa yang digunakan, serta tips perawatan yang diperlukan.

Apa itu Plumbing?

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, plumbing adalah sebuah sistem yang berperan kunci dalam mendistribusikan air bersih, mengatur suhu air, dan mengelola limbah di dalam gedung, rumah, maupun lingkungan industri. Oleh karena itu, plumbing memiliki peran yang sangat penting dalam menjaga kenyamanan dan kebersihan kita sehari-hari.

Baca Juga : Mengenal Zinc Plating, dari Prinsip Kerja hingga Keunggulannya

Plumbing merujuk pada sistem pipa, perangkat, dan perlengkapan yang digunakan: Sistem plumbing terdiri dari berbagai komponen utama, di antaranya adalah:

  1. Pipa
    Pipa adalah saluran fisik yang mengalirkan air atau gas. Pada sistem plumbing, pipa dapat terbuat dari berbagai jenis material, seperti PVC, tembaga, besi, atau baja.
  2. Fitting
    Fitting menjadi komponen yang digunakan untuk menghubungkan dua pipa atau mengubah arah aliran. Contoh dari sambungan fitting pipa adalah elbow, tee, dan lainnya.
  3. Valve
    Pada sistem plumbing, valve berperan dalam mengontrol aliran air atau gas. Selain itu, valve juga digunakan untuk menghentikan atau mengatur tekanan aliran.
  4. Saluran Limbah
    Saluran limbah berfungsi mengumpulkan dan mengarahkan limbah dari toilet, wastafel, dan dapur ke sistem pengelolaan limbah. Sehingga limbah yang dihasilkan bisa ditempatkan di tempat yang seharusnya.

Lebih lanjut, selain memastikan pasokan air bersih yang cukup dan aman serta mengelola air limbah secara efektif, prinsip dasar lain sistem plumbing adalah menjaga kualitas dan tekanan air, mengelola limbah dengan tepat, serta menerapkan peraturan dan standar yang berlaku dari pihak berwenang setempat.

Baca Juga : Memahami Graphite: Definisi, Jenis, dan Pemanfaatannya

Jenis-jenis Instalasi Plumbing

Plumbing Air Bersih

Plumbing air bersih adalah sistem yang mengalirkan air yang aman untuk diminum ke dalam rumah atau bangunan. Ini mencakup pipa-pipa yang menghubungkan bangunan dengan sumber air bersih, seperti sumur atau sistem penyediaan air umum. Pada jenis ini juga terdapat plumbing air dingin dan air panas yang mengalirkan air yang dipanaskan ke kamar mandi, dapur, dan perangkat lainnya dengan suhu tertentu.

Plumbing Air Kotor

Plumbing air kotor adalah sistem yang mengelola limbah domestik, seperti air kotor dari wastafel dan toilet. Melibatkan pipa saluran limbah dan perangkat penghancur limbah yang memindahkan limbah ke sistem pengolahan limbah.

Baca Juga : Apa itu Water Treatment? Ini Penjelasannya

Material pada Sistem Plumbing

Pipa adalah komponen yang paling luas penggunaannya pada sistem plumbing. Material yang digunakan pada pipa dalam sistem plumbing dapat bervariasi tergantung pada jenis sistem, aplikasi, dan preferensi. Namun, beberapa material yang digunakan dalam sistem plumbing secara umum antara lain:

  1. Pipa PVC: Terbuat dari plastik PVC dan biasanya digunakan untuk saluran air dingin.
  2. Pipa Tembaga: Pipa tembaga dikenal karena ketahanannya terhadap korosi dan biasanya digunakan dalam plumbing air bersih dan air panas.
  3. Pipa Galvanis: Terbuat dari baja yang dilapisi seng, pipa galvanis tahan terhadap korosi dan digunakan dalam berbagai aplikasi.

Baca Juga : Harga Pipa Besi dan Pipa Galvanis 2023

Tips Perawatan Sistem Plumbing

Untuk menjaga sistem plumbing agar tetap berfungsi dengan baik dan masa pakai yang lama, ada beberapa perawatan yang bisa Anda lakukan, di antaranya:

  • Pemeriksaan Rutin

Pemeriksaan rutin wajib dilakukan untuk mendeteksi kebocoran, kerusakan, atau tanda-tanda masalah lainnya yang mungkin dapat memicu potensi bahaya.

  • Pembersihan Saluran Plumbing

Sistem plumbing perlu senantiasa dijaga agar saluran air tidak tersumbat. Salah satu cara sederhana yang dapat dilakukan yaitu dengan tidak membuang benda-benda asing ke dalamnya.

  • Pemeliharaan Extra terhadap Pemanas Air

Jika Anda memiliki pemanas air, pastikan untuk selalu menjaga dan membersihkannya secara teratur.

  • Panggilan Ahli

Sistem plumbing perlu dipasang oleh tenaga profesional. Oleh karena itu, jika Anda merasa ada masalah serius dalam sistem plumbing, penanganannya juga tidak bisa sembarangan. Hubungi teknisi profesional sesegera mungkin jika sudah ada tanda-tanda masalah pada sistem plumbing Anda untuk dilakukan penanganan dan perbaikan yang tepat.

Baca Juga : Pahami Prosedur Mendesain Jalur Pipa yang Tepat

Letaknya yang tersembunyi, kadang membuat plumbing seringkali tidak mendapat perhatian yang cukup. Dengan memahami sistem plumbing, material yang digunakan, dan melakukan perawatan yang tepat adalah langkah-langkah penting dalam menjaga kenyamanan dan efektifitas sistem plumbing Anda. Selain itu, dengan menerapkan prinsip-prinsip yang disebutkan di atas, dapat memastikan pasokan air bersih dan pengelolaan air limbah yang efektif dan aman, sehingga dapat menjaga kesehatan dan kenyamanan penghuni bangunan.

Penulis

Om Vin
Om Vin adalah full-time in-house engineer ACS dengan pengalaman lebih dari 20 tahun di industri pipa fitting dan sangat gemar dengan tantangan.

Share

  • Facebook
  • Tweet
  • Whatsapp
  • LinkedIn

Artikel lainnya

Alvindo Catur Sentosa Placeholder image
29
.
03
.
25

Mengapa CPVC Lebih Baik dari PVC? Ini Keunggulannya dalam Aplikasi Lined Valve

Dari segi ketahanan kimia, CPVC lebih unggul dalam menahan paparan asam dan basa yang lebih kuat dibandingkan UPVC, menjadikannya material yang lebih andal untuk aplikasi industri kimia dan sistem air panas.

Alvindo Catur Sentosa Placeholder image
27
.
03
.
25

HDPE sebagai Material Lined Valve: Apakah Pilihan Terbaik untuk Industri Anda?

HDPE menjadi pilihan yang sangat baik untuk aplikasi industri dengan kondisi kerja ringan hingga sedang yang memerlukan perlindungan dari korosi dan bahan kimia agresif.

Alvindo Catur Sentosa Placeholder image
26
.
03
.
25

Mengenal Material Polipropilena Homopolimer (PPH): Sifat, Keunggulan, dan Aplikasinya

Dengan ketahanan yang baik terhadap abrasi serta sifat ramah lingkungan karena dapat didaur ulang, PPH menawarkan solusi yang efisien, tahan lama, dan berkelanjutan bagi berbagai industri yang membutuhkan material lining berkualitas tinggi.

Alvindo Catur Sentosa Placeholder image
24
.
03
.
25

PVDF dalam Industri: Aplikasi, Keunggulan, dan Peranannya dalam Lined Valve

Aplikasi material PVDF pada lined valve menjadi sangat penting dalam sistem perpipaan yang menangani bahan kimia agresif, memastikan umur operasional lebih panjang serta performa yang optimal.

Alvindo Catur Sentosa Placeholder image
21
.
03
.
25

Memahami Keunggulan Material Lining ETFE (Ethylene Tetrafluoroethylene)

ETFE adalah solusi untuk material lining pada lined valve karena ketahanannya terhadap bahan kimia, suhu tinggi, serta sifat mekanis yang unggul. Dengan memilih valve yang menggunakan lining ETFE, industri dapat meningkatkan efisiensi operasional dan memperpanjang masa pakai komponen-komponen di masing-masing industri, terutama pada sistem perpipaan.

Alvindo Catur Sentosa Placeholder image
20
.
03
.
25

Mengenal Jenis Lining Material PTFE (Polytetrafluoroethylene)

Sebagai material lining yang unggul, PTFE telah terbukti mampu meningkatkan ketahanan dan performa sistem perpipaan dalam berbagai industri. Dengan sifat anti-lengket, ketahanan terhadap bahan kimia agresif, serta stabilitas suhu tinggi, PTFE menjadi pilihan utama untuk menjaga keandalan peralatan industri dalam jangka panjang.