+6221 - 2933 9521/22

082111422613 / 081380534301

sbu1@alvindocs.com / sbu2@alvindocs.com

APL Tower - Central Park Lantai 17

Jenis-Jenis Actuator pada Sistem Valve

29 Oktober 2019

Pada satu industri, utamanya di sektor minyak dan gas sekarang sudah banyak dilakukan dengan cara otomatis untuk mengendalikan sebuah mesin / alat-alat industri. Pengoperasian sebuah Valve merupakan salah satu contohnya. Valve dapat dikendalikan dan dikontrol jarak jauh dari ruangan yang bernama Control Room dengan menggunakan suatu alat yang dinamakan "Actuator".

contoh pneumatic pada valve

Apa itu Actuator pada sistem Valve?

Actuator merupakan sebuah alat yang mengubah tenaga listrik maupun fluida menjadi gerakan mekanis untuk membuka atau menutup guna mengontrol sebuah valve.

Seperti kita ketahui bahwa ada 2 cara yang umum dilakukan petugas untuk menggerakkan sebuah valve, yaitu dengan cara manual dan otomatis.

1. Cara Manual (via handwheel atau hand lever)

Handwheel atau hand lever biasa dioperasikan oleh petugas untuk membuka dan menutup valve. Handwheel biasanya digunakan untuk jenis gate valve dan globe valve, sementara hand lever digunakan pada jenis ball valve dan butterfly valve. Valve yang digerakkan dengan cara manual harganya lebih murah dibanding valve otomatis dengan actuator.

2. Cara Otomatis (via actuator)

Valve dioperasikan petugas dengan cara otomatis menggunakan suatu alat yang bernama actuator.

Dilihat dari penggunaan berdasarkan sumber tenaganya, Actuator dibagi ke dalam 3 jenis yaitu: pneumatic, electric, dan hydraulic. Dibawah ini penjelasan singkatnya dari masing-masing jenis actuator valve :

1. Pneumatic Actuator

contoh sistem pneumatic valve

Actuator jenis ini paling banyak digunakan pada industri dan bisa dibagi lagi menjadi jenis pneumatic diaphragm dan pneumatic piston. Actuator pneumatic ini memanfaatkan sumber angin bertekanan tinggi dari air compressor untuk mendorong valve stem bergerak membuka atau menutup.

2. Electric Actuator

Actuator jenis ini memakai sebuah motor listrik untuk menggerakkan valve stem. Actuator electric biasanya tidak boleh dipakai di area rawan ledakan dan mengandung gas (hazardous area).

3. Hydraulic Actuator

Actuator hydraulic mendapatkan sumber tenaga dari sebuah pompa yang mengalirkan minyak hydraulic sebagai media bertekanan, jenis actuator ini hampir sama dengan jenis pneumatic.

Biasanya actuator itu merujuk pada jenis pneumatic saja karena aplikasinya banyak dipakai pada industri minyak dan gas. Itulah pembahasan mengenai jenis-jenis Actuator beserta fungsinya pada penggunaan sistem Valve.

Jika artikel ini bermanfaat, silahkan klik tombol share dibawah ya. Jangan lupa untuk membaca artikel lainnya untuk menambah wawasan Anda mengenai sistem perpipaan.

Berita Terkait

Apa itu Gate Valve? Bagaimana Cara Kerjanya?
Pada dunia perpipaan, atau proyek konstruksi, fabrikasi, mekanikal, tentunya Anda semua sudah mengenal yang namanya valve. Salah satu jenis valve yang banyak digunakan pada sistem piping yaitu Gate Va ...
12 November 2019
Mengenal Istilah Strainer, Steam Trap, Vent dan Drain
Dalam pekerjaan industrial seperti pada sistem perpipaan pastinya sering menjumpai istilah strainer, steam trap, vent dan drain. Bahkan kita juga pasti sering memasangnya, tapi terkadang kita bisa ...
05 November 2019